Latest Entries »

Forum Silaturahmi

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Salam Fathan Mubina

Forum ini diciptakan untuk menjalin hubungan baik dengan seluruh keluarga Yayasan Pembangunan Umat Fathan Mubina, dengan nama FORFAMA

Untuk info Pendaftaran silahkan hubungi kami di

Jl Veteran III (Raya Tapos) No. 23 A

Ciawi – Bogor

Jawa Barat – Indonesia

0858 83 38 39 38

 

Silahkan menghubungi kami di

Jl. Veteran III (Raya Tapos) No. 23 A

Ciawi -  Bogor

Jawa Barat – Indonesia

(0251) 8240601

0858 83 38 39 38

website: www.fathanmubina.com

Pesantren Fathan Mubina akhirnya keluar sebagai Juara Umum Educational Festival 2012, untuk level SMA. Pergelaran yang memperebutkan Piala Gubernur Jabar dan Menpora ini berakhir kemarin Minggu (19/2) di Pesantren Terpadu Al Kahfi.

Dalam kegiatan tersebut memperlombakan Musabaqah Hifdzul Quran, Cerdas Cermat, Nasyid, Poster, Hand Made, Speech Contest, Story Telling, 3D Wall Magazine, Overa Van Cahve, Da’i Muda, dan Lomba Rally Photo dengan total hadiah 22,2 juta rupiah.

Selain menggelar lomba, juga menampilkan hiburan seni nasyid Tashiru dan Fatih Acapella. Sedangkan untuk guru-guru, panitia menghadirkan Aris Ahmad Djaya untuk memberikan seminar “Pengaruh Pendidikan terhadap Prestasi Pemuda” dan Talk Show Remaja “Self Management VS Valentine Day” bersama Asma Nadia dan Luthfi Hamzah untuk siswa-siswi.

Acara bertajuk Sejuta Kreasi Pemuda Berprestasi ini berlangsung selama empat hari, dihadiri ratusan peserta dari berbagai sekolah yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Dengan juara umum ini diharapkan, dapat meningkatkan semangat juang kepada santri yang lain khususnya di Pondok Pesantren Fathan Mubina.

nendi

Fathan MubinaPesantren di Bogor Pesantren di Bogor Bogor (ANTARA News) – Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri menyatakan, lembaga pendidikan pondok pesantren (Ponpes) yang banyak bertebaran di berbagai pelosok Indonesia, merupakan simbol peradaban Islam. “Keberadaan lembaga pendidikan khas Nusantara ini, sangat membantu pencerdasan kehidupan bangsa Indonesia,” katanya sebagaimana disampaikan juru bicara yang juga asisten khusus Astushi Sano, saat mengunjungi Ponpes “Fathan Mubina” di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu. Dubes Jepang iu mengunjungi Ponpes yang berada di kaki Gunung Pangrango tersebut sebagai rangkaian kunjungan ke berbagai Ponpes di Indonesia. Di Ponpes itu, ia menyampaikan ceramah dengan topik “Hubungan Indonesia dan Jepang”. Sebelumnya Dubes Jepang juga telah mengunjungi Ponpes Sunanul Huda (Sukabumi), Pesantren Buntet (Cirebon), Pesantren Darun Najah Ulujami (Jakarta), dan Perguruan Al-Azhar (Jakarta). Lebih lanjut Atsushi Sano mengutarakan, kunjungan pihak Kedubes Jepang ke Ponpes sebagai upaya nyata dalam membangun saling pengertian dan menghargai antarberbagai peradaban dunia. Salah satu pertimbangannya, selama ini muncul stereotip di dunia Barat yang mengaitkan Islam dengan stigma negatif, seperti terorisme dan radikalisme. “Selama ini dunia Barat selalu mengaitkan Islam dengan terorisme, terutama pasca terjadinya aksi WTC 2002. Hal ini mendorong kami melakukan sesuatu, guna membangun dialog antara Islam dan Barat,” katanya. Karena itu, sejak 2003 silam, Kedubes Jepang di Indonesia, telah melakukan berbagai program guna membangun dialog peradaban dan menjembatani komunikasi antara Barat dan Islam. Sejumlah program yang telah digagas antara lain pengiriman tokoh-tokoh muda Islam Indonesia untuk belajar ke Jepang. Selain itu, lanjutnya, pada saat bersamaan Jepang juga melihat dari dekat kehidupan umat Islam di Indonesia yang notabene sebagai komponen terbesar umat Islam di dunia. “Kami sudah mengunjungi berbagai pesantren di Indonesia. Kami lihat kurikulum di pesantren sangat baik. Selain itu, kehidupan sosial di pesantren juga sangat baik. Jadi tidak benar, bila aksi terorisme terkait pesantren,” katanya. Rangkaian kunjungan Dubes Jepang ke Ponpes “Fathan Mubina”, selain diisi dengan ceramah dan dialog, juga diperkenalkan berbagai kebudayaan Jepang yang digelar selama sehari penuh. Budaya itu antara lain peragaan baju tradisional khas Jepang “Yukata”, baju tradisi musim dingin Jepang, “Oso gatsu”, demo “origami| hingga pemutaran VCD perjalanan sejarah bangsa Jepang. Sementara itu, pengasuh Ponpes “Fathan Mubina” KH Charuman Kamal menambahkan, kunjungan Dubes Jepang sebagai kunjungan balasan yang dilakukan pihak pesantren ini. Beberapa waktu lalu, pesantren ini turut mengirimkan duta dalam program pelatihan manajemen bagi guru-guru pesantren di Indonesia yang diadakan di negeri “Sakura” tersebut. “Kegiatan ini sebagai `follow up` kerja sama Jepang dengan komunitas pesantren di Indonesia. Melalui misi ini kami ingin menyampaikan pesan bahwa Islam merupakan agama yang ramah, agama rahmatan lil`alamien,” katanya. Menurut Kamal, pesantren yang dipimpinnya mengelola pendidikan dasar dan menengah dengan jumlah siswa mencapai ratusan orang. Yayasan pesantren ini berdiri sejak tahun 1986. Namun untuk pendidikan pesantren (berasrama) baru digelar sejak 2004.

(*) Editor: Suryanto COPYRIGHT © 2009

http://www.antaranews.com/berita/149201/dubes-jepang-pesantren-simbol-peradaban-islam

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Salam Fathan Mubina

Salam sejahtera semoga kita dalam lindungan Allah SWT, serta selalu menjadi manusia yang paling beruntung dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, Pondok Pesantren Fathan Mubina mengutus seorang guru untuk mengikuti pelatihan Website Marketing yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darun Najah, kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah pengetahuan tentang ilmu internet dan untuk memanagement website yang ada dalam setiap pondok pesantren, dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan kepada para peserta dapat memperbaharui website masing-masing sekolahan. Website sekolah adalah salah satu media untuk mempromosikan Pondok Pesantren di dunia maya, yang mengharapkan menambah banyaknya calon peserta didik yang akan mendaftar dan akan mengikuti pendidikan di Pondok Pesantren Fathan Mubina.Fathan Mubina adalah pondok pesantren yang teletak di Kabupaten Bogor, Kcamatan Ciawi, Bogor – Jawa Barat Indonesia.

Salah satu program unggulan dari pondok pesantren ini adalah menerapkan hafalan 2 juz pertahun yang di wajibkan bagi para santri serta menggunakan bahasa wajib sehari-hari yaitu Bahasa Arab & Bahasa Inggris, dengan demikian diharapkan para alumni Pondok Pesantren Fathan Mubina mampu bersaing dengan sekolah/pondok yang ada di sekitar lingkungan.

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.